Apakah Anda sering merasakan mata Anda terasa kabur atau sulit fokus saat melihat sesuatu? Mungkin Anda sedang mengalami rabun mata. Rabun mata atau myopia adalah kondisi di mana seseorang kesulitan melihat objek yang jauh. Namun, tahukah Anda bahwa ada faktor risiko yang membuat Anda rentan terkena rabun mata?
Salah satu faktor risiko yang membuat seseorang rentan terkena rabun mata adalah faktor genetik. Menurut Dr. Andri Juhari, SpM(K), seorang ahli mata dari RS Mata Aini, “Jika salah satu atau kedua orang tua Anda memiliki rabun mata, Anda memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami kondisi yang sama.” Faktor genetik ini membuat seseorang memiliki kecenderungan untuk mengalami rabun mata sejak usia muda.
Selain faktor genetik, gaya hidup juga dapat mempengaruhi risiko seseorang terkena rabun mata. Menurut Dr. Tirta A. Pribadi, SpM(K), seorang dokter mata dari RS Mata Aini, “Kebiasaan menggunakan gadget atau layar komputer dalam waktu yang lama tanpa istirahat dapat meningkatkan risiko rabun mata pada seseorang.” Hal ini disebabkan oleh tekanan yang terjadi pada mata akibat terlalu lama fokus pada layar gadget atau komputer.
Selain itu, faktor lingkungan juga dapat mempengaruhi risiko seseorang terkena rabun mata. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Universitas California, Berkeley, paparan cahaya matahari yang berlebihan pada anak-anak dapat meningkatkan risiko rabun mata pada masa depan. Hal ini disebabkan oleh sinar ultraviolet yang dapat merusak retina mata dan mempercepat perkembangan rabun mata.
Tak hanya faktor genetik, gaya hidup, dan lingkungan, faktor nutrisi juga dapat berperan dalam risiko seseorang terkena rabun mata. Menurut Dr. Rizal D. Gustaman, SpM(K), seorang ahli mata dari RS Mata Aini, “Kekurangan asupan vitamin A dan lutein dalam makanan dapat meningkatkan risiko seseorang terkena rabun mata.” Vitamin A dan lutein memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan mata dan mencegah perkembangan rabun mata.
Dengan memperhatikan faktor risiko yang membuat seseorang rentan terkena rabun mata, kita dapat mengambil langkah-langkah preventif untuk menjaga kesehatan mata kita. Mulailah dengan menjaga pola makan yang sehat, mengurangi waktu penggunaan gadget atau komputer, serta melindungi mata dari paparan sinar ultraviolet dengan menggunakan kacamata hitam saat berada di luar ruangan. Jangan lupa juga untuk secara rutin memeriksakan mata ke dokter mata untuk mendeteksi rabun mata sejak dini.
Jadi, jangan biarkan faktor risiko membuat Anda rentan terkena rabun mata. Mulailah menjaga kesehatan mata Anda mulai sekarang!